Kamis, 29 Desember 2022

SHARING BERSAMA PARA ORANG TUA HEBAT DI DINAS SOSIAL KABUPATEN SUKOHARJO

 


Sukoharjo (07/09/22)- Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam yang berjumlah 8 orang terdiri dari Tri Wahyuni, Alifia Natasya, Indah Novita, Isnaini Puji, Jihan Nur Inayah, Eri Tri Hartanti, Esti Wupandari dan Syajarotul Lu'luk melaksanakan PPL di Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo. Pada kesempatan kali ini, mahasiswa BKI yang sedang melaksanakan PPL di Dinas Sosial kabupaten Sukoharjo mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi sanggar inklusi yang ada di kabupaten Sukoharjo salah satunya adalah Sanggar Inklusi Tunas Bangsa yang terletak di Jl. Raya Nguter, Dusun II, Nguter, Kec. Nguter, Kabupaten Sukoharjo. Sanggar inklusi ini terdiri lebih dari 50 ABK dengan lebih dari 5 orang pendidik dan relawan.

Setiap orang tua tentunya membutuhkan kesiapan, keterampilan dan pengetahuan untuk mendampingi pertumbuhan dan perkembangan anak-anaknya.  Terlebih jika anak yang dilahirkan memiliki keadaan spesial yang dimana berbeda dengan anak-anak pada umumnya. Maka tentunya orang tua harus memiliki kesiapan, ketrampilan dan pengetahuan yang ekstra. Anak berkebutuhan khusus juga mempunyai hak yang sama dengan anak lainnya. Seperti hidup mandiri, berprestasi sesuai dengan bakat minat yang dimilikinya serta bermain dengan siapapun tanpa dibanding-bandingkan. Namun saat ini masih banyak anak berkebutuhan khusus yang tidak mendapatkan haknya. Hal ini senada dengan ungkapan salah satu wali  murid yang ada di sanggar Inklusi Tunas Bangsa.

Yang paling mencela kita saat punya anak istimewa itu justru keluarga dekat, tapi seiring berjalan nya waktu saya mulai legowo dan saya tidak memperdulikan omongan orang tentang anak saya,” ucap salah satu orang tua ABK.

Ungkapan tersebut tentunya menyadarkan kita bahwasannya langkah yang kita tempuh selama ini yang dalam hal menghapus stigma negatif masyarakat belum terlaksana secara optimal. Sesungguhnya orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus juga memerlukan dukungan sosial untuk membesarkan anak-anaknya.  Dukungan sosial ini dapat berasal dari berbagai pihak seperti keluarga besar, lingkungan, dan pemerintah. Sehingga anak yang dibesarkan dapat tumbuh dan berkembang semaksimal mungkin sesuai dengan potensinya.

Pada kesempatan ini mahasiswa PPL di dukung oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial untuk melaksanakan bimbingan sosial dengan tema dukungan sosial bagi keluarga ABK bertajuk Sharing Bersama Orangtua Hebat. Dalam kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan dukungan sosial berupa dukungan emosi dan spiritual. Pada kegiatan ini dihadiri kurang lebih 30 orang tua ABK.

Kegiatan ini sangat bagus, karena dukungan-dukungan nyata seperti ini yang mereka butuhkan, ini lah tugas kalian baik sekarang atau nanti karena kalian akan menjadi pekerja sosial,” ucap Bapak Liliek, Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bersama HMPS BKI, Konseling GEMES (Gemar Menulis) Wujudkan Press Release yang Tembus Media

  Sukoharjo, 14 Februari 2023. Himpunan Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (HMPS BKI) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN ...