Rabu, 22 Juni 2022
BERBEDA MENGENAI LINTAS BUDAYA: BAGAIAMANA PERSPEKTIF ALA KONSELOR MUDA?
Minggu, 19 Juni 2022
SEMBAGI ARUTALA TEAM [SMART]
Sukoharjo, 2022. Mahasiswa BKI sekaligus ketua HMPS BKI 2022, menjadi presentator dalam kegiatan Semagi Artula Team (SMART) yang terdiri dari 12 Universiras se- Indonesia Mahasiswa Konseling dan Psikologi, salah satunya yang tergabung UIN Raden Mas Said Surakarta. Dalam diskusi ini dengan mengangkat tema “Konseling Lintas Budaya di Era 5.0 dalam Peningkatan Spiritual”. Sabtu (04/06).
Diskusi SMART diselenggarakan online, via
zoom meeting, yang dihadiri mahasiswa konseling maupun psikologi. Acara ini
bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai lintas budaya.
Harapan dari acara SMART ini, khususnya
mahasiswa konseling dan psikologi mampu untuk berinteraksi secara global se
Indonesia apalagi dalam team SMART ada yang dari Malaysia. Serta mmapu
mementingkan wawasan keilmuan mengenai konseling dan psikologi, dan dapat memberikan
suatu perubahan. Jadilah mahasiswa yang cerdas dan memiliki wawasan yang luas,
Ujar Sophian selaku Founder SMART.
ALWAYS BE FAMILY
BKI BERSINAR
Minggu, 12 Juni 2022
HMPS BKI UIN RMS KABINET ARUNIKA TETAP PRODUKTIF DI ERA DIGITALISASI
Rabu, 02 Maret 2022. HMP IAIM Sinjai mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Menjadi Mahasiswa Produktif dan Kreatif dalam Mewujudkan Generasi Emas di Era Digital”.
Dengan adanya Seminar Nasional ini diharapkan “Mahasiswa mampu mempersiapkan diri menuju generasi unggul atau dikenal dengan generasi emas”, ujar Abdul Aziz, S.Sos. selaku KTU FUKIS IAIM SINJAI.
Dan juga “Kegiatan penting bagi mahasiswa dalam menjawab tantangan perkembangan era digital karena tanpa kreativitas dan inovasi mahasiswa akan sulit dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya”, ujar Mulkiyan, S.Sos., M.A. selaku Ketua Program Studi BPI IAIM Sinjai.
Acara ini diselenggarakan secara virtual melalui via zoom meeting dan diikuti oleh kurang lebih 200 peserta yang berasal dari program studi BKI dan BPI Se-Indonesia. Kegiatan ini dipandu oleh Kamrida selaku moderator dari Pengurus BPI IAIM Sinjai. Seminar Nasional ini diisi oleh 5 pemateri, salah satunya yaitu Fika Winda Hamidah selaku Ketua Umum HMPS BKI UIN Raden Mas Said Surakarta Periode 2022.
Fika Winda H. menyampaikan penjelasan tentang Urgensi Mahasiswa dalam Menyongsong Generasi Emas di Era Digital ala Konselor Muda. Bahwa sebagai konselor muda dalam menghadapi generasi emas kita sebagai mahasiswa harus memiliki 3 hal yang harus dilakukan layaknya mahasiswa, yaitu sebagai mahasiswa produktif, kreatif, di era digitalisasi mahasiswa dituntut untuk selalu aktif dan produktif.
Di Seminar Nasional ini, “Apa arti teknologi jika kita tidak melek teknologi, ingat generasi muda harus menjadi produktif dan kreatif dan disertai hasil produksi bukan disertai alibi”, ujar Fika Winda.
~ Always be family
BKI UIN RMS Berkolaborasi Dengan 12 Universitas lain di dalam SMART
Di awal tahun 2022, SMART (Sembagi Arutala Team) berkolaborasi dengan UIN Datokarama Palu untuk menyelenggarakan acara Webinar Internasional . SMART merupakan suatu komunitas diskusi yang berkolaborasi dengan 12 Universitas di dalam maupun luar negeri, salah satunya yaitu UIN Raden Mas Said Surakarta. Acara Webinar Internasional ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan Live Youtube pada Sabtu, 29 Januari 2022 dan Senin, 31 Januari 2022.
Pada Sabtu, 29 Januari 2022 telah diselenggarakan Webinar Internasional dengan tema “Peran Orangtua dalam Pengembangan Akhlak.” Dengan mengundang 3 pemateri yang berpengalaman di bidang Bimbingan dan Konseling Islam yaitu Nasrul, S.Sos. (Alumni Mahasiswa BKI UIN Datokarama Palu), Nur Hasnawaty Bella (Mahasiswi BKI UIN Datokarama Palu), dan Anis Wahida (Mahasiswi BK Universitas Malaysia Serawak). Yang dimoderatori oleh Sri Dewi Astuti (Mahasiswi BKI UIN Datokarama Palu). Acara Webinar Internasional ini diikuti oleh 90 peserta. Mereka sangat antusias dan memberikan respon positif karena disuguhkan dengan materi yang sangat menarik dan tentunya sangat bermanfaat bagi mahasiswa BKI.
Di sesi penjabaran materi pertama, Nasrul, S.Sos. mengatakan bahwa “Orang tua memiliki pengaruh yang sangat besar dalam membentuk kepribadian anak. Karena keteladanan orang tua mampu melahirkan anak yang berakhlak mulia.”
Di sesi penjabaran materi kedua, Nur Hasnawaty Bella mengatakan bahwa “Resiliensi keluarga merupakan kemampuan suatu keluarga untuk pulih dari krisis dan tantangan hidup yang dialaminya. Yang mana harus diupayakan secara maksimal oleh setiap anggotta keluarga. Untuk membangun resiliensi, maka seseorang harus mengenal kekurangan dan kelebihannya serta mengenal hubungannya dengan orang lain, sehingga seseorang dapat mengenali kapasitas dirinya secara realistis. Ada beberapa komponen dalam resiliensi keluarga, yaitu family cohesion, family belief system, the role of religion, coping strategies, communication, dan parenting style.”
Di sesi penjabaran materi ketiga, Anis Wahida mengatakan bahwa “Dalam keluarga, orangtua memiliki peranan yang penting dalam tumbuh kembang anak, terutama dalam pendidikan moral dan etika pada anak. Orangtua adalah role model utama bagi anak. Di mana orangtua memegang kendali penuh terhadap apa yang dilakukan anak. Sebagai orangtua tentunya harus memberikan teladan yang baik, mendidik dengan penuh kasih sayang, mempunyai kecerdasan emosi dan skill komunikasi yang baik agar anak menjadi pribadi yang berakhlak dan bermoral.”
Di sesi keempat tanya jawab, yang dipandu oleh Sri Dewi Astuti selaku moderator acara Webinar Internasional. Yang mana dibuka dengan 3 pertanyaan dan 2 pertanyaan tambahan yang dijawab dengan baik oleh pemateri.
Pada Senin, 31 Januari 2022, dilanjutkan acara Webinar Internasional dengan tema “Akhlaq Al-Karimah : Islamic Psychological Concept for Moral Excellence”. Dengan mengundang pemateri yang berpengalaman dan mumpuni di bidang Psikologi, yaitu Prof. Taufik Kasturi, Ph.D (Guru Besar Psikologi Universitas Malaysia Sabah). Yang dimoderatori oleh Andi Muthia Sari Handayani (Dosen UIN Datokarama Palu). Acara ini diikuti oleh 100 peserta. Mereka sangat antusias dan memberikan respon positif karena disuguhkan dengan materi yang sangat menarik.
Di sesi penjabaran materi pertama, Prof. Taufik Kasturi, Ph.D mengatakan bahwa"Orang tua memiliki peranan yang sangat besar terhadap perkembangan anak, terutama dalam pembentukan akhlak, karena orang tua merupakan pendidik utama bagi anak. Pembinaan akhlak dapat dilakukan dengan mengajarkan anak untuk melaksanakan ibadah, membimbing anak berbuat baik, menasehati apabila anak berbuat salah, dan memberikan keteladanan yang baik pada anak. Namun orangtua perlu melakukan pengawasan terhadap perilaku anak setiap hari, agar anak tidak melakukan hal-hal yang menyimpang dari ajaran agama ."
Di sesi kedua tanya jawab, yang dipandu oleh Andi Muthia Sari Handayani selaku moderator acara Webinar Internasional. Yang mana dibuka dengan 3 pertanyaan dan 1 pertanyaan tambahan yang dijawab dengan baik oleh pemateri.
Alhamdulillah acara demi acara berjalan dengan lancar.
Bersama HMPS BKI, Konseling GEMES (Gemar Menulis) Wujudkan Press Release yang Tembus Media
Sukoharjo, 14 Februari 2023. Himpunan Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (HMPS BKI) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN ...
-
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang kami laksanakan di Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Sensorik Netra “Bhakti Candrasa” Sur...
-
Mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling Islam dari Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta sebanyak 11 orang telah menye...




